ANALISIS SWOT EFEKTIFITAS PENDIDIKAN JARAK JAUH (DARING)


Tugas ini diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah sistem manajemen informasi
Dosen Pengampu : Ibu Hana Lestari M. Pd

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas yang berjudul analisis swot dalam efektivitas pendidikan jarak jauh (Daring)  ini tepat pada waktunya.

Saya Siti Maryam Khotib Dari Prodi MPI semester 2 Mahasiswa Institut Agama Islam Sahid.
Disini saya akan memaparkan mengenai corona atau covid19,yang saat ini jadi trending topik dimana-mana. Oke langsung saja yah .. simak yah gays


Beberapa hari ke belakang, kita  mungkin sadar bahwa dunia tengah membicarakan tentang virus yang diberitakan berasal dari negara China. Munculnya virus bernama corona tersebut membuat gempar dunia karena telah tersebar di beberapa negara. Hingga saat ini, setidaknya sudah lebih dari seribu orang telah terjangkit virus ini. Bahkan di China, virus ini telah menewaskan kurang lebih 40 orang. Virus corona memang menular dan dapat menyebar dengan cepat.Virus Corona saat ini telah menginfeksi lebih dari 100 negara di dunia dan mengakibatkan 6.400 orang meninggal dunia. WHO pun telah menyatakan virus Corona sebagai pandemi. Artinya, virus Corona telah menyebar ke hampir seluruh dunia dan populasi dunia kemungkinan akan terkena infeksi dari virus ini. Jadi, sebagian dari populasi dunia akan jatuh sakit.
Lalu, apa itu virus Corona?
Virus Corona atau COVID-19 adalah virus yang menyerang sistem pernapasan manusia. Virus ini masih berhubungan dengan penyebab SARS dan MERS yang sempat merebak beberapa tahun lalu.
Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia),Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome(SARS).
Proses penyebaran virus corona
menular dari orang ke orang. Caranya dari orang yang terinfeksi virus corona ke orang yang sehat. Penyakit menyebar melalui tetesan kecil yang keluar dari hidung atau mulut ketika mereka yang terinfeksi virus bersin atau batuk.
Tetesan itu kemudian mendarat di benda atau permukaan yang disentuh dan orang sehat. Lalu orang sehat ini menyentuh mata, hidung atau mulut mereka. Virus corona juga bisa menyebar ketika tetesan kecil itu dihirup oleh orang sehat ketika berdekatan dengan yang terinfeksi corona.
Seseorang dapat tertular COVID-19 melalui berbagai cara, yaitu: Tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita COVID-19, Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita COVID-19, dan Kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan.
Penyebab Virus Corona
Sampai saat ini belum diketahui penyebab dari virus Corona, tetapi diketahui virus ini disebarkan oleh hewan dan mampu menjangkit dari satu spesies ke spesies lainnya, termasuk manusia. Diketahui virus Corona berasal dari Kota Wuhan di China dan muncul pada Desember 2019.
Bahaya Virus Corona
Berdasarkan penelitian, bahaya virus Corona bisa menyebabkan kematian. Bahkan, pasien yang terinfeksi dan sembuh akan mengalami kerusakan permanen pada paru-paru dan antibodi.
Gejala Virus Corona
Virus Corona muncul dengan beberapa gejala yang berbeda-beda pada tubuh pasiennya. Namun, secara umum, gejala virus Corona adalah flu, demam, batuk, hingga sesak napas.
Penyembuhan Virus Corona
Sampai saat ini belum ditemukan obat untuk mengobati virus Corona. Namun, tercatat ada beberapa orang yang telah sembuh dari virus Corona setelah menjalani isolasi serta perawatan di rumah sakit.
Di Indonesia, misalnya, per 15 Maret 2020, pemerintah mengklaim telah ada 8 orang yang sembuh dari virus Corona. Hal itu didasari dua kali pemeriksaan spesimen tidak ditemukan kembali virus Corona dalam tubuh.
Nah apa dong Hal yang harus di lakukan ketika positif mengalami covid19??
Jadi, Untuk orang yang diduga terkena COVID-19 atau termasuk kategori ODP (orang dalam pemantauan), ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar virus Corona tidak menular ke orang lain, yaitu: Jangan keluar rumah, kecuali untuk mendapatkan pengobata, Periksakan diri ke dokter hanya bila Anda mengalami gejala gangguan pernapasan yang disertai demam atau memenuhi kriteria PDP (pasien dalam pengawasan), usahakan untuk tinggal terpisah dari orang lain untuk sementara waktu, bila tidak memungkinkan gunakan kamar tidur dan kamar mandi yang berbeda dengan yang digunakan orang lain, larang dan cegah orang lain untuk mengunjungi atau menjenguk Anda sampai Anda benar-benar sembuh, Sebisa mungkin jangan melakukan pertemuan dengan orang yang sedang sedang sakit, Hindari berbagi penggunaan alat makan dan minum, alat mandi, serta perlengkapan tidur dengan orang lain, pakai masker dan sarung tangan bila sedang berada di tempat umum atau sedang bersama orang lain, gunakan tisu untuk menutup mulut dan hidung bila batuk atau bersin, lalu segera buang tisu ke tempat sampah.
Pengobatan Virus Corona
Infeksi virus Corona atau COVID-19 belum bisa diobati, tetapi ada beberapa langkah yang dapat dilakukan dokter untuk meredakan gejalanya dan mencegah penyebaran virus, yaitu: Merujuk penderita COVID-19 untuk menjalani perawatan dan karatina di rumah sakit yang ditunjukMemberikan obat pereda demam dan nyeri yang aman dan sesuai kondisi penderitaMenganjurkan penderita COVID-19 untuk melakukan isolasi mandiridan istirahat yang cukupMenganjurkan penderita COVID-19 untuk banyak minum air putih untuk menjaga kadar cairan tubuh
Cara mencegah virus corona yang bisa kamu lakukan saat ini:
1.   Cuci tangan menggunakan sabun selama kurang lebih 20 detik. Jika kamu tidak memiliki atau tidak ada sabun di tempat sekitar kamu mencuci tangan, silahkan gunakan pembersih tangan yang berbahan dasar alkohol. Lakukan secara berkala ya, gays
2.   Sebisa mungkin, hindari kontak langsung dengan hewan hidup dulu ya.apalagi hewan liar.
3.   Hindari menyentuh daerah mata, mulut dan hidung dengan tangan yang kotor maupun belum dicuci
4.   Gunakan masker! Penting, lho 😊
5.   Jika kamu sedang batuk, segera tutupi batukmu dengan tisu. Lakukan hal yang sama ketika kamu bersin. Jangan lupa untuk segera membuang tisu tersebut ke tempat sampah.
6.   Cara lain yang bisa kamu lakukan untuk mencegah virus corona adalah dengan ara menghindari kontak dengan orang yang sedang sakit. Kalaupun harus berinteraksi atau melakukan kontak dengan orang yang sakit, usahakan untuk menggunakan masker dan segera cuci tangan setelah selesai kontak, ya.
Kalau dengar kalimat “Sehat Itu Mahal”, kalian setuju nggak gays ? Coba saja kita bayangkan, berapa biaya yang harus dikeluarkan tiap kali kamu atau keluargamu sakit. Selain materi, fisik pun juga jadi lemah dan menghambat beragam aktivitas kan? Oleh karena itu, kita harus waspada dan menjalani hidup sehat untuk mencegah penyakit. Tidak hanya untuk mencegah virus corona saja, namun pencegahan penyakit maupun virus lainnya yang mungkin saja menghampiri kita. Kamu bisa mulai dari makan makanan yang matang dan bersih, menjaga kebersihan lingkungan, istirahat cukup, dan pastikan tubuh tetap sehat. Jangan lupa untuk makan sayur-sayuran, buah-buahan dan minum vitamin ya!
Ohiya gays tetap waspada ya dengan virus corona dan pantau perkembangan virus corona melalui berita terpercaya, misalnya dari tv, radio, media online besar, dan juga kamu bisa memantau secara real time melalui link berikut ini https://gisanddata.maps.arcgis.com/apps/opsdashboard/index.html#/bda7594740fd40299423467b48e9ecf6   Jangan sampai termakan berita hoax yaaa .
Penyebaran virus corona atau COVID-19 merupakan ancaman keamanan kesehatan global. Di sejumlah negara, pembatasan yang diberlakukan oleh lembaga pemerintah telah berdampak kepada rutinitas harian bagi jutaan orang, termasuk siswa di Indonesia. Beberapa sekolah dan universitas di daerah tertentu yang terkena dampak telah menangguhkan belajar tatap muka dalam waktu tertentu demi mencegah terjadinya penyebaran COVID-19 di beberapa wilayah.
Lalu, bagaimana nasib pembelajaran siswa selama sekolah diliburkan? Dengan teknologi internet dan perangkat pintar, kegiatan belajar mengajar kini dapat dilakukan pula di rumah.
Dewasa ini, teknologi sudah berkembang pesat, segala sesuatu yang dahulu dinilai sebagai hal yang  dapat membuang waktu, tenaga dan uang, kini dapat diatasi dengan adanya perkembangan teknologi baik secara alat maupun sistem informasi. Tentunya, perkembangan teknologi informasi akan memengaruhi segala aspek yang ada dalam kehidupan manusia baik dalam bidang social, ekonomi, budaya maupun pendidikan. Hal yang paling krusial adalah mengenai perkembangan pendidikan, dimana peran teknologi memiliki pengaruh yang signifikan. Seiring berjalannya waktu, manusia saat ini harus mengikuti perkembangan zaman. Dalam dunia pendidikan, ada yang berkaitan dengan pencapaian belajar, yaitu pembelajaran daring atau secara online.
Sejumlah kepala daerah mengambil kebijakan meliburkan sekolah untuk tingkat PAUD/TK hingga SMA/SMK untuk mencegah penyebaran virus corona. Rata-rata libur diberlakukan selama dua minggu dan dimulai hari Senin yang lalu (16/3/2020).
Ada yang benar-benar libur alias tidak ada proses belajar mengajar sama sekali, ada juga yang tetap harus belajar meski di rumah via online. Pemerintah daerah yang sudah meliburkan siswanya yakni DKI Jakarta, Banten, dan Jateng. Sistem belajar di rumah ini beraneka macam. Ada yang diminta belajar langsung dengan bimbel online yang sedang ngetren. Ada juga pihak sekolah yang memberikan tugas setiap hari kepada siswa terkait materi yang harus dipelajari.
Salah satu kepala daerah yang mengambil kebijakan meliburkan anak sekolah adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Ia meliburkan anak sekolah selama dua minggu terhitung sejak Senin (16/3/2020). Namun Anies menekankan bahwa siswa tidak ke sekolah bukan berarti kegiatan belajar juga libur dan bisa jalan-jalan. “Secara khusus saya garis bawahi bahwa kebijakan untuk meniadakan kegiatan belajar di sekolah bukan berarti libur,” ujarnya, Minggu (15/3/2020). Anies menambahkan, dalam hal ini dibutuhkan peran orangtua untuk mengarahkan anaknya tetap belajar dan melakukan kegiatan lainnya di dalam rumah. Dengan demikian, potensi penularan virus corona bisa ditekan.
Nah disini saya melakukan
Analisis SWOT Mengenai Efektivitas Pendidikan Jarak Jauh (Daring)Bagi SD,SMP,SMA Sampai Perkuliahan.
  1. Kekuatan  (Streght)
·        daring dapat lebih menghemat waktu dan tenaga.  
·        guru dapat memberikan materi pelajaran baik secara virtual maupun modul, kemudian dilanjutkan oleh penugasan dengan waktu yang ditentukan.
·        peserta didik memiliki lebih banyak memiliki peluang berpikir
·        peserta didik memiliki materi  yang dapat diakses kapan dan dimana saja.
. Orang yang biasanya tidak berani megemukakan pendapat tetapi melalui online dia lebih berani.
  1. Kelemahan (Weakness)
·        guru sulit medeteksi bagaimana respon siswa terkait materi yang diajarkan, apakah siswa mengerti atau tidak,
·        siswa pun kesulitan melakukan diskusi secara online,
·        guru sulit untuk mengetahui perkembangan siswa dalam aspek afektif dan psikomotorik
·        kualitas jaringan yang buruk
·        Paparan Pendidik  terputus-putus .
·        Respont atas pertanyaan memiliki jeda.
·        berbicara atau mengirim pesan dalam via grup jika bersamaan akan bertumpuk.
·        menggunakan paket data yang tidak sedikit.
  1. Peluang (opportunities)
·     Para pendidik di Indonesia mampu bersaing secara global dan tak pernah melupakan hakikat guru yang sesungguhnya.
·       Era milenial meniscayakan guru untuk mampu menyesuaikan diri dengan perubahan dan perkembangan jaman.
·      Peserta didik dapat menggali potensi atau keterampilan dalam berbagai bidang  selain dalam bidang akademik.
·    Seorang guru dituntut untuk merubah pola pikir dari pola pembelajaran alat tunggal (papan tulis) menuju pembelajaran dengan alat multi media (teknologi pendidikan), dari pola pembelajaran terisolasi, menuju pembelajaran secara jejaring (siswa dapat menimba ilmu dari siapa saja, dari mana saja) dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.-seorang guru juga harus mampu membimbing peserta didik untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran di kelas maupun dalam mengikuti pembelajaran melalui jejaring.
  1. Ancaman (threats)
·  Tumpukan tugas yang sangat banyak membuat mereka cemas dan terbebani, yang berpengaruh pada melemahnya sistem imun kekebalan tubuh, yang berdampak pada mudahnya serangan virus
·        orangtua yang gaptek membuat peserta didik merasakan kesulitan.
·        Teknologi yang kurang memadai seperti di desa-desa.
Solusi untuk ancaman ini , 
- disamping tugas yang banyak ini peserta didik perlu memerhatikan kesehatan pribadinya dan agar sistem imun kekebalan tubuh tetap terjaga dengan cara : makan makanan yang bergizi,olahraga yang teratur , mengelola stres dengan baik dan istrihatat yang cukup. 
- bagi peserta didik SD masih banyak yang belum mengerti teknologi dan memiliki orang tua yang gaptek maka peserta didik tersebut harus memiliki jiwa sosial yang baik agar mudah untuk bertanya kepada orang lain. 
- perlu adanya perhatian dari pemerintah. Pimpinan Desa tersebut harus memiliki sikap respon dalam perkembangan zaman, agat tidak ketinggalan zaman dan dapat perhatian dari pemerintah.

Nah lohh..gimana yah pembelajaran daring dan jarak jauh dapat dilakukan dengan efektif? Laman Appleinsider menuliskan beberapa tips sebagai berikut:
1.Tetapkan Manajemen Waktu
Atur waktu belajar dengan teratur. Kerjakan dengan fokus tugas yang dibebankan guru atau dosen. Hal ini lebih mudah dijalani jika pihak sekolah atau universitas memberikan batasan jadwal akses daring kepada murid-muridnya. Bagi orang-orang yang belum terbiasa belajar mandiri, biasanya akan mengerjakan tugas-tugas sekolah atau kuliah di menit-menit terakhir tenggat waktu yang ditetapkan. Oleh sebab itu, membiasakan diri untuk belajar dan mengerjakan tugas di awal waktu adalah keterampilan yang mesti ditanamkan kepada siswa yang melakukan remote learning.
2. Persiapkan Teknologi yang Dibutuhkan
Para murid atau mahasiswa harus mengetahui peralatan-peralatan apa saja yang dibutuhkan untuk melakukan pembelajaran jarak jauh. Tidak semua sekolah atau kampus sudah menyediakan layanan belajar daring yang memadai, oleh 3 beberapa platform belajar daring dapat menjadi alternatif. Demikian juga perkakas teknologi seperti komputer, gawai pintar, atau tablet menjadi penting, dan terutama juga jaringan internet yang baik.
3. Belajarlah dengan Serius
Kesalahan yang sering dilakukan siswa, sebagaimana dilansir dari Psychology Today adalah tidak fokus ketika melakukan remote learning. Selama melakukan pembelajaran di internet, terdapat banyak sekali distraksi yang mengganggu proses pembelajaran. Godaan untuk menonton video, mengakses media sosial, hingga membaca-baca konten berita secara impulsif seringkali dilakukan tanpa rencana sebelumnya. Oleh sebab itu, penting bagi siswa untuk berusaha fokus dan konsisten selama waktu belajar yang ditetapkan. Hindari segala macam distraksi yang berpotensi mengganggu proses belajar. Jika memungkinkan, tetapkan ruang khusus untuk belajar dan menjauhkan diri dari gangguan anggota keluarga yang lain.
4.Jaga Komunikasi dengan Pengajar dan Rekan-rekan Kelas
Bagi yang belum terbiasa melakukan remote learning, ia harus menyesuaikan diri untuk terus visibel dan berkomunikasi tanggap dengan pengajar atau rekan kelas lain. Jika dibutuhkan, perlu juga diadakan grup khusus untuk membahas tugas yang dibebankan pengajar. Kendati tidak harus dilakukan dengan tatap muka, komunikasi mesti terjalin dengan baik untuk menghindari kesalahpahaman.
Gunakan momen-momen semacam ini untuk mengasah keterampilan komunikasi daring Anda. Jika memang belum yakin dengan hasil tugas yang dikerjakan, segera hubungi pengajar Anda. Lakukan sesegera mungkin untuk menunjukkan komitmen bahwa Anda serius untuk belajar.
Untuk mensiasati kebutuhan kouta,wifi untuk mengakses  pembelajaran pemerintah memberikan mengumumkan kerjasama dengan Telkomsel. Kini para para pelajar, orang tua, maupun guru yang menggunakan Telkomsel di ponselnya bisa mengakses seluruh materi belajar di aplikasi Ruangguru bebas kuota sampai 30Gb.
Hal ini merupakan bentuk dan upaya bersama Ruangguru dan Telkomsel dalam menjawab tantangan belajar yang dihadapi siswa-siswi di Indonesia, akibat maraknya penutupan aktivitas belajar di sekolah selama situasi darurat kesehatan sebagai dampak wanah virus corona atau COVID-19. Untuk memanfaatkan kesempatan ini, pengguna nomor prabayar dan pasca bayar Telkomsel dapat mengaktifkan paket data Rp0 melalui aplikasi My Telkomsel. Setelah pengguna memasukkan nomor Telkomsel yang aktif, pengguna akan mendapatkan akses data sebesar 30GB untuk akses Ruangguru selama 30 hari sejak tanggal aktivasi.
Menurut Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro, mereka mendukung upaya gotong royong pemerintah dalam penanganan wabah Covid-19, dengan berperan sebagai penghubung atau connectivity enabler.Sumber, https://www.telkomsel.com/about-us/news/respon-situasi-covid-19-ruangguru-bekerjasama-dengan-telkomsel-belajar-di-ruangguru

nah gays sampai disini dulu yahh.. semoga bermanfaat
mohon maaf kalau masih banyak kesalahan
mudah-nudahan kita terjaga dari virus COVID19 dan mudah-mudahan covid19 dapat segera hilang dan tidak menambah korban lagi yah ,,,,





Komentar