04 April 2020
LAPORAN
OBSERVASI SIM
SISTEM
INFORMASI MANAJEMEN DI SMAN 1 LEUWILIANG BOGOR
Tugas
ini untuk memenuhi Nilai
Sistem Informasi Manajemen
Dosen
Pembina :
Hana
Lestari M.Pd
Di susun Oleh :
Siti
Maryam Khotib (1920-04-009)
INSTITUT AGAMA ISLAM SAHID
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN DAN KEGURUAN
MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM
TAHUN AJARAN 2019-2020
KATA PENGANTAR
Puji
syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan
hasil observasi ini dengan baik.
Shalawat serta salam tidak lupa penulis ucapkan kepada junjungan kita Nabi
Muhammad SAW yang selalu kita nantikan syafaatnya di zaumul akhir. Adapun
tujuan pembuatan laporan hasil observasi yaitu untuk memenuhi tugas Mata Kuliah
Sistem Informasi Manajemen. Tidak lupa juga penulis mengucapkan terima kasih
kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian laporan ini. Tanpa
dukungan dari berbagai pihak, laporan hasil observasi ini tidak akan
terselesaikan dengan baik. Ucapan terima kasih penulis ucapkan kepada:
1. Tuhan Yang Maha Esa
yang telah memberikan Rahmat dan perlindungan-Nya.
2. Ibu Hanna Lestari M.Pd
selaku dosen mata kuliah Sistem
Informasi Manajemen
3. Bapak Sopan selaku staf
kurikulum SMAN 1 leuwiliang dan Guru-gurunya yang telah membantu saat observasi.
4. Orang tua, yang telah
memberi dukungan inspirasi maupun material.
5. Teman-teman semua yang
telah memberikan semangat dan bantuan berupa apapun kepada penulis.
Penulis menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari sempurna. Oleh
sebab itu penulis mohon kritik dan saran yang membangun dari berbagai pihak
demi kesempurnaan laporan ini. Semoga laporan ini bermanfaat bagi teman-teman
pembaca maupun masyarakat luas.
BAB 1
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Sekolah
atau lembaga pendidikan tentunya tidak bisa lari dari yang namanya manajemen.
Layaknya sebuah perusahaan dan lembaga pendidikan atau sekolah , mempunyai pimpinan,
karyawan,pelanggan, serta produk yang dijual atau dihasilkan. Tentu hal
tersebut membutuhkan sebuah manajemen yang baik,sehingga lembaga tersebut
terarah dan terencana
Saat
ini kita sudah berada di tahun millenium ketiga. Dimana persaingan global
semakin terbuka. Apalagi dalam menghadapi era perdagangan bebas, maka informasi
menjadi kebutuhan yang sangat penting dan strategis dalam mendorong pertumbuhan
ekonomi masyarakat serta digunakan dalam pengambilan keputusan. Salah satu
bekal dalam memasuki persaingan terbuka tersebut adalah penguasaan ilmu dan
teknologi.
Teknologi
informasi di sekolah dapat menjadi
keunggulan kompetitif bagi SMA 1 leuwiliamg untuk tetap eksis. Pada era ini
kemungkinan besar hanya sekolah yang menerapkan teknologi informasi mutakhir
yang lebih diminati oleh masyarakat. Pada masa yang akan datang sangat
dimungkinkan masyarakat hanya akan berpaling pada pendidikan berteknologi yang
dilengkapai dengan fasilitas e-learning, wireless, internet, perpustakaan
digital dan sebagainya.
Suatu
lembaga pendidikan formal memiliki keinginan untuk menjelaskan, mendefinisikan
serta menerapkan suatu model pendidikan yang berdasarkan ekspektasinya memiliki
kapabilitas dan sesuai dengan perkembangan zaman.. Manajemen pendidikan pada
era informasi merupakan suatu prioritas untuk kelangsungan pendidikan atau
dengan kata lain merupakan suatu bentuk pendidikan yang harus memiliki ciri
khusus untuk menciptakan hasil yang sesuai dengan tujuan lembaga pendidikan.
Hal ini disebabkan penurunan perkembangan pendidikan dilihat dari segi kualitas
dan hasil dari ekspektasi lembaga pendidikan. Selain itu, penurunan ini juga
disebabkan oleh tidak tersedianya manajemen yang baik untuk mengelola
pendidikan di beberapa lembaga pendidikan.
Pendidikan
harus menetapkan visi dan misi yang jelas untuk memproduksi keputusan yang
berkualitas dan beroperasi secara maksimal seiring perkembangan zaman. Untuk
mewujudkan hal ini, perlu dibuat suatu struktur dan manajemen yang pasti dan
sesuai dengan visi dan misi lembaga pendidikan. Melalui penggunaan internet dan
sistem informasi, lembaga pendidikan dapat mengembangkan manajemen yang baik.
Sma negeri 1 Leuwiliang Bogor adalah
lembaga kependidikan yang berkembang sejalur dengan arah standar pendidikan
untuk menjamin mutu pendidikan yang sesuai dengan sistem informasi manajemennya
. Untuk mengetahui hal tersebut lebih jauh maka kami melakukan observasi
mengenai Sistem Informasi manajemen di
Sma negri 1 leuwiliang bogor dengan menggunakan metode Analisis SWOT yakni
menggali informasi melalui kegiatan wawancara, melihat objek secara langsung
dan dokumentasi.
B.
Rumusan Masalah
- Apa yang dimaksud sistem informasi manajemen?
- Pengertian Sistem Informasi Manajemen dalam dunia Pendidikan
- Apa tujuan Sistem Informasi Manajemen dalam dunia Pendidikan?
- Apa yang dimaksud dengan Analisis SWOT?
- Analisi SWOT dari SMAN 1 leuwiliang mengenai sistem informasi pendidikan ?
- Bagaimana hasil observasi di SMA negri Leuwiliang Bogor mengenai sistem informasi teknologi dengan metode analisis SWOT
C.
Tujuan
- Mengetahui dan memahami apa yang dimaksud dengan Sistem Informasi manajemen
- Mengetahuu dan memahami pengertian dan tujuan Sistem Informasi Manajemen dalam pendidikan.
- Mengetahui dan memahami apa yang dimaksud dengan Analisis SWOT
- Mengetahui hasil observasi di SMA negri Leuwiliang Bogor megenai sistem informasi manajemen
D.
Kegiatan
observasi dilaksanakan pada :
Hari : Senin
Tanggal : 2 Maret 2020
Tempat : Jl. Raya
Leuwiliang No.47, Leuwiliang, Kec. Leuwiliang, Bogor, Jawa Barat 16640
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian Sistem
Informasi Manajemen
Sistem
Informasi Manajemen adalah seperangkat prosedur gabungan yang mengumpulkan dan
menghasilkan data yang andal, relevan, dan terorganisir dengan baik yang
mendukung proses pengambilan keputusan suatu organisasi. Singkatnya, ini adalah
sekelompok proses di mana data diperoleh, dianalisa, dan ditampilkan dengan
cara yang berguna untuk tujuan pengambilan keputusan.
Sistem
ini adalah alat yang sangat berguna untuk tujuan meninjau dan mengendalikan
operasi perusahaan. Tujuan utama dari sistem ini adalah untuk mengatur semua
data yang dikumpulkan dari setiap tingkat perusahaan, meringkasnya, dan
menyajikannya dengan cara yang memfasilitasi dan meningkatkan kualitas
keputusan yang diambil untuk meningkatkan profitabilitas dan produktivitas perusahaan.
Sistem
ini biasanya berbasis komputer termasuk lembar excel sederhana atau platform
yang lebih kompleks. Informasi yang dikumpulkan dan dianaliasa dalam sistem
biasanya berasal dari sumber internal dan eksternal.
B.
Sistem Informasi
Manajemen dalam dunia Pendidikan
Sistem
informasi manajemen pendidikan adalah sistem yang didesain untuk kebutuhan
manajemen dalam upaya mendukung fungsi-fungsi dan aktifitas manajemen pada
suatu organisasi. maksud untuk dilaksanakannya adalah sebagai pendukung
kegiatan fungsi manajemen seperti perencanaa(planning),
pengorganisasian(organizing), mengkoreksi(directing), mengawasi(evaluating),
pengendalian(coordinating), menggerakan, dan budgeting dalam rangka menunjang
tercapai sasaran dan tujuan fungsi-fungsi operasional dalam organisasi
pendidikan.
Sedangkan
menurut penulis system informasi manajemen pendidikan adalah sebuah alat atau
sarana pelayanan informasi baik komunikasi,kinerja,dan efektivitas kerja tim
dalam perencanaan,pengorganisasian dan pengawasan yang terangkai pada sebuah
jaringan yang saling terhubung dan bekerja sama untuk mencapai sebuah tujuan
dari lembaga pendidikan.
- Jenis System Informasi Manajemen Pendidikan
System informasi manajemen ada 3 jenis system yang ditawarkan bagi lembaga pendidikan untuk implementasikan ios(inter
organization system) yaitu:
- Intranet, jaringan internal lembaga pendidikan yang menghubungkan antara kantor cabang yang terpisah geografis baik lokasi maupun regional.
- Internet, jaringan komputer publik yang berpotensi sebagai penghubung lembaga pendidikan dengan para pengguna program pendidikan/calon siswa/mahasiswa.
- Ekstranet, jaringan yang di bangun sebagai alat komunikasi antar lembaga pendidikan dan lembaga pendukungnya seperti departemen pendidikan,masyarakat,pemerintah dan dunia usaha.
Lembaga pendidikan yang tertarik untuk melakukan ios yang merupakan
strategi dari unsure-unsur yang di kaitkan dalam transmisi data elektronik. Ios
adalah set peluang investasi yang berfungsi sebagai predictor pertumbuhan
perusahaan/lembaga pendidikan, sering juga disebut pertukaran data elektronik.
- Cakupan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan
- Koneksi dan setting, Identitas sekolah, setting tahun ajaran, seting kurikulum, koneksi database, dan format tanggal.
- Pengelolaan Kesiswaan, Pengelolaan biodata masing-masing siswa, beasiswa, kasus kedisiplinan, data kesehatan, data periksa, prestasi, perpindahan (mutasi) siswa, sampai pengelolaan data alumni.
- Pengelolaan Akademik, Laporan nilai hasil ujian secara periodik, data nilai KTSP, data nilai KBK, data absensi, data bimbingan dan penyuluhan, data kasus siswa, rencana pengajaran, pengelolaan mata pelajaran, penjadwalan, dan prestasi akademik.
- Pengelolaan Guru dan Karyawan, Manajemen biodata guru dan karyawan, data keluarga, riwayat pendidikan, pendidikan tambahan(kursus, training, seminar, workshop dsb).
- Pengelolaan Keuangan, Manajemen pembayaran biaya pendidikan, administrasi dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah)dan penggunaannya, biaya tambahan, seperti : biaya praktikum, biaya ekstra, dll.
- Pengelolaan Perpustakaan, Pengelolaan buku (judul, kategori & deskripsi), status keanggotaan dan peminjam, stock inventory, Jurnal keluar masuk buku, laporan-laporan terdiri dari : statistik peminjaman, statistik keluar masuk buku, rekap peminjaman, dan rekap pengembalian.
- Pelaporan, Pelaporan siswa (induk siwa, kesehatan, periksa kesehatan, biasiswa, kasus, dan bimbingan) per siswa, per kelas dan seluruh siswa, pelaporan guru/pegawai (induk pegawai, bidang pengajaran), rencana pengajaran, nilai, kelulusan, statistik dan laporan ke DEPDIKNAS (data sekolah, siswa dan guru)
- Bank Soal, Pengolahan data bank soal, penyimpanan soal,pencarian dan pencetakan
C.
Tujuan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan
1.
Membantu
seluruh bagian yang berperan di dunia pendidikan dengan memberikan
2.
Informasi
yang menyeluruh tentang pendidikan dari tingkat sekolah dasar hingga
3.
Sekolah
menengah umum atau yang setara dengannya.
4.
Memberikan
sarana agar seluruh bagian yang berperan dalam dunia pendidikan yang ada di
propinsi / kota kabupaten agar dapat berperan aktif dalam usaha memajukan usaha
pendidikan.
5.
Pertanggungjawaban
publik yaitu dengan memberikan informasi secara trasparan tentang kebijakan dan
pemakaian sumber daya yang dialokasikan untuk dunia pendidikan.
6.
Meningkatkan
pengetahuan guru dan murid tentang dunia informatika serta manfaat yang dapat
diambil melalui beberapa pelatihan.
7.
Memberikan
akses informasi yang mudah dan lengkap bagi pendidik dan siswa mengenai ilmu
pengetahuan dan informasi pendidikan lainnya.
D.
Pengertian Analisis
SWOT
Analisis
SWOT adalah alat yang sangat sederhana, namun sangat membantu Anda untuk
mengembangkan strategi bisnis, apakah Anda membangun bisnis atau mengembangkan
perusahaan lebih baik lagi. SWOT adalah singkatan dari Strengths (kekuatan),
Weaknesses (kelemahan), Opportunities (peluang), dan Threats (ancaman). Analisis SWOT mengatur kekuatan, kelemahan,
peluang, dan ancaman utama Anda ke dalam daftar yang terorganisir dan biasanya
disajikan dalam bilah kisi-kisi yang sederhana.
Analisis
SWOT merupakan salah satu metode analisis situasional yang menitikberatkan pada
identifikasi beberapa faktor secara sistematis untuk merumuskan strategi
perusahaan, organisasi, atau lembaga. SWOT sendiri merupkan akronim dari Strengths
(kekuatan), Weaknesses (kelemahan), Opportunities (peluang), dan Threats
(ancaman).Analisis ini didasarkan pada logika yang dapat memaksimalkan kekuatan
(Strenghts) dan peluang (Opportunities), namun secara bersamaan
dapat meminimalkan kelemahan (Weaknesses) dan ancaman (Threats).
Proses pengambilan keputusan strategis selalu berkaitan dengan pengembangan
misi, tujuan, strategis harus menganalisis faktor-faktor strategis perusahaan,
organisasi, atau lembaga tersebut dalam kondisi yang ada pada saat ini. Hal ini
disebut analisis situasi. Berikut ini definisi lebih rinci tentang
elemen SWOT:
·
Strength
(Kekuatan); faktor internal atau dalam yang cenderung memiliki efek positif
(atau menjadi mampu untuk) mencapai tujuan suatu lembaga pendidikan
·
Weakness
(Kelemahan); faktor internal atau dalam yang mungkin memiliki efek
negatif (atau menjadi penghalang untuk) mencapai tujuan suatau lembaga
pendidikan
·
Opportunity
(Peluang); faktor eksternal atau luar yang cenderung memiliki efek positif pada
pencapaian atau tujuan sekolah, atau tujuan yang sebelumnya tidak
dipertimbangkan
·
Threat
(Ancaman); faktor eksternal atau kondisi yang cenderung memiliki efek negatif
pada pencapaian tujuan suatu lembaga pendidikan, atau membuat tujuan absurd
atau malah sulit dicapai.
E.
Hasil Observasi
1.) Streght (kekuatan)
- SMAN1 Leuwiliang mudah memproses pengelolaan data akademik dan non akademik dengan menggunakan IT
- Sekolah sudah dengan mudah mengakses data-data siswa baik dari identitas ataupun nilai.
- SMAN 1 leuwiliang sudah memiliki fasilitas komputer yang memadai.
- SMAN 1 leuwiliang semakin cepat dan mudah mengakses untuk kepentingan sekolah.
- SMAN 1 leuwiliang memiliki media sosial seperti whatsapp, e-mail yang bertujuan untuk berkomunikasi lansung dengan pusat dan berbagi informasi ataupun Twitter, Facebook, yang bertujuan untuk membagikan informasi kepada publik terkait sekolah tersebut
- beberapa sarana prasarana berbasis IT
2.) Weakness (kelemahan)
- jaringan servernnya kurang baik,
- jaringan wifi masih terbatas dan hanya memiliki satu.
- Sman 1 leuwiliang belum dapat mengakses data- data alumni yang lengkap, atau grup untuk mengetahui perkembangan alumni.
- Standar pembiyayaan belum berbasis IT
- Tidak semua sarana prasarana berbasis IT.
3.) Opportunity (peluang)
SMAN1 leuwiliang memakai sistem informasi berbasis ITC ini dengan
memasang jaringan server yang lebih baik.
4.) Threat (ancaman)
Sekolah yang berada dilingkungan SMAN1 leuwiliang sudah mulai
menyusun strategi untuk menyamai sisitem informasi manajemen sekolah ini.
Solusi :
·
Transaksi
pembayaran yang manual, harus segera diubah menggunakan cara atau sistem
yang berbasis via transfer. Karena banyak keuntungan yang didapat jika
menerapkan pembayaran via transper ini diantaranya; Keuntungan pertama yang
dirasakan jika disekolah menggunakan akses pembayaran online adalah kenyamanan
pembayaran bagi peserta didik. Dengan bertransaksi online,peserta didik tidak
perlu repot membawa uang tunai, karena transaksi ini dapat dilakukan secara
langsung lewat ATM atau bahkan dengan menggunakan gadget dan akses
internet.Dengan bertansaksi secara online, semua mutasi anggaran sekolah akan
tercatat dengan baik, akurat serta dapat diakses kapan saja. Dengan begitu,
tenaga pendidik dan kependidikan dapat fokus dengan tugas yang lebih penting
lagi, karena pencatatan sudah terekam. Jadi pelaporan ke pimpinan pun menjadi
lebih mudah.
·
Lebih meningkatkan kualitas sekolah dengan
menggunakan sistem informasi manajemen agar ketika Sekolah yang berada dilingkungan SMAN1 Leuwiliang
sudah mulai menyusun strategi untuk menyamai sisitem informasi manajemen
sekolah ini.
·
Menambakan
wifi di bagian tertentu untuk meningkatkan jaringan menjadi baik.
BAB III
PENUTUP
I.
Kesimpulan
Lembaga
pendidikan sekarang sudah mengggunakan sistem informasi. Sistem informasi yang
digunakan akan menambah nilai bagi instansi bila. Keberadaan suatu sistem
informasi dalam suatu organisasi tidak lain adalah untuk dapat menghasilkan
informasi yang bermanfaat bagi para penggunanya dalam proses pengambilan
keputusan. Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan sistem informasi
dalam menghasilkan informasi yang berkualitas.
II.
Saran
Penggunaan
IT merupakan salah satu factor penting yang memungkinkan kecepatan transformasi
ilmu pengetahuan kepada para peserta didik. Dalam konteks yang lebih spesifik,
dapat dikatakan bahwa kebijakan penyelenggaraan pendidikan, baik yang
diselenggarakan oleh pemerintah, pemerintah daerah maupun masyarakat harus
mampu memberikan akses pemahaman dan penguasaan mengenai pendidikan.Untuk itu
instansi pemerintah seperti Dinas Pendidikan yang menjadi penyedia pelayanan
publik pada sektor pendidikan haruslah mengoptimalkan penggunaan IT.
Penulis menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari kesempurnaan,
kedepannya penulis akan lebih focus dan detail dalam menjelaskan laporan
observasi diatas dengan sumber-sumber yang lebih banyak dan dapat dipertanggung
jawabkan.
DAFTAR PUSTAKA
https://digilib.isi-ska.ac.id/?p=555
http://sim-septialutfi-1a122066-karmelitaip.blogspot.com/2015/10/makalah-sim-untuk-pendidikan.html?m=1
https://cpssoft.com/blog/manajemen/definisi-sistem-informasi-manajemen-fungsi-kategori-dan-manfaatnya/
https://www.google.com/amp/s/www.kompasiana.com/amp/azkiaindahsafitri/sistem-informasi-didalam-pendidikan_562648c9b7937339088b4568
https://cpssoft.com/blog/bisnis/pengertian-analisis-swot/
https://afidburhanuddin.wordpress.com/2014/01/04/analisis-swot-dalam-pendidikan/

Komentar
Posting Komentar